Mohon mengisi form komentar...guna perkembangan Blog ini

Minggu, 27 September 2009

Kue Lumpang


Kue ini bentuknya seperti lesung atau lumpang.Rasanya legit dan aromanya wangi pandan. Cocok sebagai camilan penyerta minum teh di sore hari.

Bahan-bahannya adalah sebagai berikut:

200 gr tepung beras

225 cc air dingin

250 gr gula merah

2 sendok makan gula pasir

½ butir kelapa agak muda

Santan dari ½ butir kelapa

Garam secukupnya


Cara membuat

Campurkan tepung beras dengan air dingin, lalu aduk sampai rata. Kelapa dijadikan santan kental lalu dimasak sampai mendidih. Gula merah tambah gula pasir dimasak dengan sedikit air lalu saring. Campurkan adonan tepung tadi dengan gula dan santan lalu aduk rata kemudian disaring dengan tapisan atau kain jarang. Panaskan cetakan yang telah diberi minyak lalu masukkan adonan tersebut dikukus sampai masak. Dihidangkan dengan kelapa parut yang telah diberi sedikit garam. Siap untuk dinikmati.


Kue Dadar Gulung


Kue tradisional dadar gulung memang selalu lekat dihati. Aroma pandan dan gurihnya enten kelapa membuat kue ini selalu bikin kangen

Bahan untuk kulit:

* 150 gram tepung terigu

* 1 butir telur, dikocok

* ¼ sdt garam

* 25 cc air daun suji

* 200 cc air santan

* margarine secukupnya

Bahan untuk isi:

* 100 cc air

* 150 gram gula merah (jawa)

* 1 lembar daun pandan

* ¼ sdt garam

* ½ butir kelapa parut

Cara membuat kulit:

* Campur terigu, telur, garam dan air daun suji. Aduk rata sambil dimasukkan santan sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi halus.

* Panaskan wajan dadar (bulat) dengan garis tengah kurang lebih 20 cm. Olesi wajan dengan margarine (tipis). Tuang 1-1½ sdm adonan, wajan diputar supaya adonan menutupi permukaan wajan agar rata dan tipis. Setelah matang, sisihkan.

Cara membuat isi:

* Aduk bahan untuk isi menjadi satu, masak sampai matang dan air menjadi habis.

* Setelah matang, adonan isi diletakkan di tengah kulit lalu digulung.

* Siap dihidangkan.

Jumat, 25 September 2009

Tekwan


Tekwan adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu yang dibuat dalam ukuran kecil-kecil (mirip bakso), dan disajikan dengan menggunakan kuah dengan rasa yang khas. Biasanya pelengkap tekwan adalah bihun dan jamur.

Bahan Baso Ikan

500 gr daging ikan tenggiri/gabus/belida, diambil dagingnya

200 cc air

1/2 sdt merica

500 gr tepung kanji

1 sdt garam

Bahan untuk kuah

50 gr jamur kuping, direndam air panas 15 menit

5 sdm minyak utk menumis

5 siung bawang putih,haluskan

250 gr udang, kupas, cincang

1 sdt merica bubukgaram secukupnya

350 gr bengkuang, iris 1/2x1/2x3cm

2 btg daun bawang, iris tipis

1500 cc air bekas rebusan udang, didihkan

bawang goreng utk taburan

Cara mengolah baso

haluskan daging ikan, campur dgn bumbu dan air. Tuangkan ke dalam kanji sedikit2 sambil diuleni sampai licin, lalu bulatkan sebesar kelereng. Masukkan ke dalam air mendidih, masak sampai baso mengapung, angkat.

Kuah

cuci bersih jamur kuping, sisihkan. Panaskan minyak, tumis bawang putih sampai wangi lalu masukkan udang, merica, garam. Masak sampai udang berubah warna.Masukkan bengkuang, masak sampai matang.Masukkan daun bawang, seledri, dan air mendidih, beri bumbu penyedap bila suka.Masak sampai semua bahan matang kemudian masukkan bakso ikan dan bawang goreng. Angkat dan hidangkan.

Ledre Pisang


Ledre Pisang khas daerah Muntilan, Jawa Tengah rasanya manis. Aroma pisangnya sedap.


BAHAN:250 gr tepung ketan1 btr kelapa agak muda, parut kasar5 bh pisang raja, lumat kasar250 ml air1 sdt garam100 gr gula1/2 sdt vanili
TABURAN:gula pasir secukupnya
CARA MEMASAK:
Rebus gula, garam, dan vanili dengan 250 ml air hingga larut.
Masukkan parutan kelapa muda, aduk-aduk. Matikan api.
Selagi masih panas, masukkan tepung ketan sehingga membentuk adonan kental.
Siapkan wajan anti lengket, olesi dengan mentega tipis-tipis. Beri 2 sendok adonan, tekan-tekan dengan punggung sendok hingga tipis (ketebalan 1/2 cm). Beri 1-2 sdm pisang yang telah dilumatkan. Ratakan, taburi dengan gula pasir. Tutup wajan agar pisang matang.
Bila bagian bawah sudah berkerak agak gosong, lipat ledre. Sisihkan.
Lakukan hingga semua adonan habis. sajikan.
TIPS & TRIK:
Sebelum diparut kelapa dikerok dulu kulit arinya ya.
Pisang raja pilih yang benar-benar matang. Kalau tidak, pisang biasanya berasa sepet, kelat di lidah. Jadi kalau tidak ada pisang raja masak pohon, mending pakai pisang kepok.
Tepung ketan usahakan hasil gilingan baru. Kalau ada tempat penggilingan dekat kita asik. Bisa numpang digilingkan agak kasar, jangan yang lembut banget. Jadi masih ada butiran-butirannya gitu. Atau bisa saja kita buat sendiri, gunakan saja food processor.
Porsi tepung ketan bisa ditambah atau dikurangi tergantung tingkat kekeringan tepung. Yang penting adonan bisa kental.

Kamis, 24 September 2009

Nasi Langgi

Nasi langgi ini terdiri dari nasi putih, abon, bumbu yang terbuat dari kelapa, empal daging, telur, keripik kentang, daun kemanggi dan mentimun serta sambal goreng. Rasanya enak dan lengkap

Bahan:
500 gr beras
450 cc santan dari 1/2 butir kelapa
3 cm lengkuas diameter 2 cm
1 batang serai, memarkan

Bumbu Halus:
2 buah bawang putih
5 buah bawang merah
1 sdt ketumbar, sangrai
1/2 sdt garam
Pelengkap:
terik daging
kering tempe
serundeng kelapa
cabai goreng udang
irisan telur dadar
daun kemangi dan irisan ketimun
Cara Membuat:
Cuci beras, kukus setengah matang (25 menit)
Didihkan santan dengan bumbu halus, lengkuas, serai, garam
Masukkan beras setengah matang ke dalam santan. Masak hingga santan habis terserap beras
Kukus kembali beras sampai matang
Hidangkan dengan meletakkan lauk di atas atau di samping nasi
Terik daging:

haluskan 1 sdt ketumbar, 1/2 sdt jintan, 5 buah bawang merah, 1 buah bawang putih, tumis dengan 3 sdm minyak hingga harum dan keringMasukkan 1 batang serai dan 1 cm lengkuas yang sudah dimemarkan, 2 lembar salam, 500 gr daging sapi yang sudah dipotong-potong; aduk rataTambahkan 750 cc santan dari 1/2 butir kelapa, 1 sdt garam, 1 sdt air asam, sedikit gula merah. Masak dengan api kecil hingga daging lunak dan santan terserap
Kering tempe:

tumis irisan 2 buah cabai merah, 5 buah bawang merah, 2 buah bawang putih, 1/2 sdt terasi, 2 daun salam, 1 cm lengkuas dimemarkan, hingga harum.Masukkan 250 gr potongan tempe. Aduk rata. Tambahkan 250 cc air, 1 sdt garam, 1 sdm kecap manis, 1 sdt air garam, sedikit gula merah. Masak dengan api kecil hingga air habis
Serundeng kelapa:

parut 1/2 butir kelapa. Haluskan 1 sdt ketumbar, 5 buah bawang merah, 2 buah bawang putih, sedikit gula merah, 1/2 sdt garam, 1 sdt air asam.Campur bumbu halus dengan parutan kelapa hingga rata. Tambahkan 1 cm lengkuas yang dimemarkan, 2 salam, 1 lembar daun serai. Sangrai dengan api sedang. Aduk terus hingga kering
Cabai goreng udang:

Tumis irisan 10 buah cabai merah tanpa biji, 5 buah bawang merah, 2 buah bawang putih, 1 cm lengkuas dimemarkan, 2 salam. Masukkan 250 gr udang kupas, aduk rata.Tambahkan garam. Masak hingga matang
Catatan: nasi langgi disajikan di atas piring makan beralas daun pisang

Selasa, 22 September 2009

Tempoyak

Tempoyak merupakan masakan khas dari Bengkulu. Masakan ini unik karena terbuat dari durian yang sudah didiamkan selama berhari hari.

Bahan :
200 gram daging duren, diamkan dalam stoples selama 4 hari
5 butir bawang merah
2 cm kunyit
2 cm lengkuas
1 tangkai serai, dimemarkan
250 gram udang, kerat punggungnya
500 ml santan
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh gula
Cara membuat :
Haluskan bawang merah, kunyit, dan lengkuas lalu aduk dengan bahan lainnya
Didihkan sampai matang

Kue Timpan


Kue timpan berasal masyarakat Aceh (Indonesia). Kudapan manis terbuat dari tepung ketan ini menjadi makanan favorit bagi warga Aceh saat berhari raya. Adonan kue timpan dicetak di atas daun pisang muda yang sudah diolesi minyak goreng. Tujuannya agar saat matang kue tidak lengket. Kue yang sudah dibungkus daun pisang kemudian dikukus selama setengah jam.

Bahan:

• 250 gr tepung ketan

• 500 gr labu kuning, kupas, rebus, haluskan

• 50 ml santan kental

• ½ sdt garam

• ½ sdt vanili

• Daun pisang muda secukupnya


Isi :

• 100 gr kelapa agak muda, kupas, parut

• 2 butir telur

• 100 ml santan

• ½ sdt garam

• 100 gr nangka matang, iris dadu kecil


Cara membuat:

• Untuk Isinya:campur telur, santan, dan garam. Masak hingga mendidih.Masukkan kelapa parut, aduk rata, sisihkan.

• Campur tepung ketan, labu kuning, gula, garam dan santan. Aduk rata.

• Ambil selembar daun pisang muda, taruh sesendok adonan tepung ketan, pipihkan hingga memanjang atau sesuai selera. Beri sedikit adonan isi.

• Gulung daun pisang hingga kecil, semat kedua ujungnya dengan lidi

• Kukus dalam dandang selama 30 menit, hingga matang, Angkat dan sajikan. Rasanya...mmh pasti lezat...coba deh...

Kue Tetu

Kue tetu ini merupakan kue khas dari Sulawesi Tengah. Biasanya pada saat puasa ini, kue ini yang paling sering di cari oleh oranguntuk berbuka puasa.Kue ini terbuat dari tepung terigu. Adonan tepung terigu itu dicampur santan dan gula, lalu dikukus dalam cetakan dari daun pandan sekitar 20-30 menit. Kue ini, selain dengan rasa manis gula, bisa diberi rasa durian dan nangka. Boleh juga dikombinasi ketiganya. Jika ingin diberi rasa durian, misalnya, tinggal campurkan durian secukupnya ke dalam adonan. Kue ini disukai oleh semua lapisan masyarakat Palu.

Minggu, 20 September 2009

Rujak Aceh Samalanga

Rujak Aceh Samalanga keistimewaannya terletak pada cita rasanya yang asam, manis dan pedas. Bahan-bahan yang digunakan terdiri dari buah mangga, pepaya, kedondong, bengkuang, jambu air, nenas, dan timun, namun bumbu-bumbu yang digunakan, memiliki ciri khas tersendiri seperti garam, cabe rawet, asam jawa, gula aren (merah) yang cair, kacang tanah dan pisang monyet (pisang batu). Cara penyajiannya dilakukan dengan dua cara, yaitu pertama ditaruh di dalam piring dan yang kedua ditaruh di atas daun pisang. Pembeli yang makan di warung, biasanya disediakan di dalam piring, sedangkan yang akan dibawa pulang, biasanya dibungkus dengan daun pisang atau dibungkus kertas yang di dalamnya sudah dilapisi daun pisang.
Kudapan ini cocok disantap siang hari dan ditemani dengan minuman dingin. mantap.

Sabtu, 19 September 2009

Pempek Palembang dan Otak Otak Kelapa Gading 161

Pempek Palembang dan Otak Otak Kelapa Gading 161
Rumah makan in terletak di Jalan Boulevard Blok FW1 No 26 kelapa Gading, Jakarta Utara ini sudah ada sejak 21 tahun yang lalu. Menu andalan rumah makan ini adalah pempek, tetapi bukan pempek yang sudah kita kenal pada umumnya, melainkan pempek unik dan langka. Rumah makan ini punya 25 jenis pempek yang enak. Misalnya pempek bakar yang dikenal dnegan nama pempek tuna dan pempek santan yang dikenal dengan nama pempek climpungan. Rasa bumbu yang pedas juga menggugah selera dari pengunjung. Dianatara menu pempek yang menjadi andalan, rumah makan ini juga menyediakan menu lain berupa rujak mi tahu. Menu disajikan untuk penggemar rujak. Resep asli pempek yang menggunakan ikan segar dan tepung sagu yang baik benar benar di jaga kualitasnya oleh sang pemikil rumah makan ini sehingga banyak pengunjung yang rela antre demi makanan yang satu ini. Berikut ini adalah resep climpungan.
Bahan bahan :
250 gram ikan tenggiri
250 gram tepung sagu
Garam secukupnya
Bahan kuah:
2 lembar daun sala
1 butir kelapa, diambil santannya
1 ruas kunyit
Bawang Goreng secukupnya
Ikan tenggiri halus secukupnya
Cara membuat :
1. Campurkan daging ikan tenggiri dengan tepung sagu, aduk sampai adonan mengental dengan pas.
2. Bentuk bulat bulat sesuai selera, lalu rebus dalam air sampai menididh
3. Jika sudah mengapung, angkat dan tiriskan
4. Buat kuah santan dnegan cara memasak santan, allu tambahkan daging ikan tenggiri yang telah dihaluskan sesuai selera. Aduk terus agar santan tidak pecah danmasukkan kunyit.
5. Setelah mendidih, angkat kuah santan tadi dan tuangkan ke dalam climpungan yang telah direbus
6. Tambah bawang goreng
7. Sajikan hangat hangat

Minggu, 13 September 2009

Warung Arum Temanggung.

Warung Arum Temanggung.
Kota Temanggung yang terletak di Jawa Tengah ini mempunyai makanan kahs yaitu empis-empis dan brongkos.Selain itu ada juga bakso Lombok ulek, kupat tahu dan oblok oblok lembayung. Warung Arum yang terletak di seputaran alun alun kotaTemanggung ini menyediakan menu menu khas tersebut. Empis-empis sebetulnya adalah sayur cabai yaitu cabai hijau yang dibumbui dan dimasak dengan santan. Empis-empis dibuat untuk memperkuat cita rasa lauk. Agar lebih bervariasi, sang pemilik menciptakan varian baru. Empis-empis diisi dengan tempe bongkrek, tahu, daging atau ikan. Karena bahan dasarnya cabai maka cabai yang digunakan tentu saja banyak. Empis-empis memang ditujukan untuk mereka yang menggemari rasa pedas. Resep empis-empis sebetulnya sedehana saja. Bawang merah dan putih diiris lalu ditumis lalu masukkan cabai hijau yang telah diiris memanjang memangjang. Lalu masukkan tomat hijau, daun salam lengkuas dan isinya yang berupa tempe bongkrek atau tahu. Diamkan beberapa saat. Lalu masukkan santan kental. Menu andalan satu lagi yaitu brongkos. Brongkos di Temanggung memiliki keistimewaan karena tidak menggunakan kacang tolo. Brongkos diracik dari smeua bumbu dapur. Bawang putih, bawang merah, kemiri, ketumbar, merica,cabai merah,kunyit,jahe,kencur,sampai daun jeruk purut.. semua bumbu itu diulek lalu di tumis. Masukkan daging sapi atau jeroan yang telah diiris tipis tipis. Setelah daging empuk masukkan santan kenatl dan masak sampai mendidih. Satu lagi yang khas dari brongkos ini adalah keluwak yang membuat kuahnya menjadi hitam. Masih ada satu lagi menu khas Temanggung yaitu oblok oblok lembayung. Disebut oblok bolok karena masakan ini tidak hanya membutuhkan santan tetapi juga sekaligus kelapa parutnya. Dicampur menjadi satu. Rasa oblok oblok ini manis dan segar, cocok untuk lauk santap siang. Jadi jika anda pergi ke Temanggung, jangan lupa cicipi makanan khas daerah ini.




Sabtu, 12 September 2009

Sindang Laris

Sindang Laris
Tempe merupakan makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Dan tempe pun bisa dibuat berbagai macam varian rasa. Salah satunya adalah hasil kreasi dari Sindang Laris. Ditangan san gpemilik usaha sindang Laris ini, tempe kahs Bandung mempunyai berbagai macam varian rasa yang tidak kalah enaknya dengan rasa asli. Sindang Laris ini terletak di jalan Cipaera No 17, Bandung. Gorengan tempe ini menjadi salah satu favorit bagi para wisatawan. Tempe ini bisa diperoleh dnegan hargayang relative murah. Satu kantong tempe goreng asin dihargai sebersar Rp, 28.000 per kilonya. Bagi yang menyukai rasa pedas, tempe ini dihargai Rp. 35.000 per kilonya dan rasa keju sebesar Rp. 40.000 per kilonya. Karena itu tidak ada salahnya anda mencoba kerenyahan dari tempe goreng khas kota Bandung.






Brownies Kukus Amanda


Brownies Kukus Amanda
Salah satu oleh oleh dari Bandung antara lain adalah Brownies Kukus Amanda. Brownies kukus ini sudah terkenal sampai ke luar kota Bandung bahkan berencana untuk diekspor ke Negara tetangga. Brownies kukus Amanda memiliki rasa dan tekstur yang berbeda dari brownies brownies kukus lainnya. Produk Brownies kukus Amanda ini sudah memiliki 8 item yakni original, cream,chees,bluebaerry,tiramisu,choco marble, srikaya pandan dan banana bizz. Sementara produk lain yang dimiliki Amanda adalah brownies bakar dan brownies kering yang merupakan perpaduan coklat, susu, keju dengan tekstur lembut. Brownies kukus Amanda ini telah menjadi salah satu ikon kota Bandung.

Rumoh Makan Raja Melayu

Rumoh Makan Raja Melayu
Bandung. Begitu mendengar nama kota yang satu ini, pasti sudah terbayang beraneka tempat wisata belanja dan kuliner yang membanjiri kota yang lazim disebut kota kembang ini. Salah satunya adalah Rumoh Makan Raja Melayu. Restauran melayu ini terletak di jalan Citarum no 10. Rumoh Makan Raja Melayu ini menyejikan masakan khas dari wilayah Indonesia bagian barat. Dari Aceh sampai Lampung. Menu menu kahs Sumatra yang tersedia di restaurant ini antara lain Gulai Kepala Kakap, Daun Ibi Tumbuk, Ikan Salai, Cumi Masak Item Pangkal Pinang, Es Laksamana Raja Mengamuk, Rayuan Palembang, tape Ketan Float, The Tarik, Mie Aceh dan lain lain. Sensari rasa pedas dari aneka masakan ini ount erasa menusuk hidung. Harga harga dari masakan ini berkisar dari Rp 4.000,- sampai Rp, 70.000 setiap porsinya. Dengan hadirnya restaurant Melayu ini, diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata kuliner yang baru di Kota Bandung.

Jumat, 11 September 2009

Binte Biluhuta


Binte Biluhuta merupakan masakan khas dari daerah Gorontalo. makasakn ini terdiri dari jagung, ikan, udahgn yang diracik sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa yang berbeda.



Bahan Resep Binte Biluhuta
Bahan:


• 425 gr jagung manis pipilan

• 750 ml air

• 400 gr udang, buang kepala

• 1/2 btr kelapa setengah tua

• 10 bh belimbing sayur, potong-potong

• 1 btg daun bawang, iris tipis

• 20 helai daun kemangi, siangi

• 8 bh bawang merah, iris halus

• 2 bh jeruk nipis, ambil airnya
Haluskan:


• 3 bh cabai merah

• 15 bh cabai rawit

• 1 sdt garam
Cara Membuat Binte Biluhuta
• Kelapa, kupas kulit, parut panjang


• Rebus jagung sampai matang.

• Masukkan bumbu halus, udang, kelapa, belimbing, daun bawang, kemangi, dan bawang merah.

• Masak sampai matang.

• Sebelum diangkat masukkan air jeruk nipis.

Selasa, 08 September 2009

Asinan Bogor


Jenis makanan yang terbuat dari macam-macam jenis buah-buahan dan/atau sayuran ini dikenal luas oleh segala lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta dan Bogor. Bagi kebanyakan ibu-ibu asinan Bogor merupakan salah satu makanan yang dirindukan jika lama tidak menyantapnya. Jika anda bepergian ke kota Bogor, bawalah asinan Bogor sebagai oleh-oleh, maka pasti akan mendapat sambutan yang hangat.


Bahan (dapat divariasi menurut selera)

5 lembar daun kol, iris 1 cm
6 buah wortel, kupas, iris bentuk batang korek
2 buah ubi jalar merah, potong tipis
2 buah bengkuang,


3 buah pepaya mengkal, potong tipis
3 buah timun, iris-iris
100 gram kacang tanah goreng
Kerupuk mie


Kuah Bumbu

100 gram ebi


7 buah cabai merah, haluskan
100 gram gula pasir
70 cc air matang
Garam


Cuka

Cara membuat

Kuah Bumbu

Rendam ebi dalam air mendidih selama 30 menit, tiriskan. Haluskan bersama cabai, gula, garam dan air. Aduk hingga gula larut, masukkan cuka secukupnya hingga terdapat rasa yang dikehendaki.
Masukkan irisan kol, wortel, ubi jalar, bengkuang, pepaya dan timun ke dalam kuah bumbu. Kemudian diamkan selama semalam supaya bumbu meresap.
Hidangkan dengan menaburkan kacang goreng dan kerupuk mie di atasnya.

Senin, 07 September 2009

Tempe Mendoan


Tempe Mendoan adalah sejenis masakan tempe yang terbuat dari tempe yang tipis, dan digoreng dengan tepung sehingga rasanya gurih dan renyah. Secara tradisional di wilayah Banyumas, tempe yang digunakan untuk mendoan adalah jenis tempe bungkus yang lebar tipis, satu atau dua lembar perbungkus. Aakan tetapi tempe mendoan juga dapat dibuat dari tempe biasa yang diiris tipis-tipis namun lebar.
Bahan:
300 g tempe, iris lebar tipis 10x15 cm
2 batang daun bawang, iris halus
100 g tepung beras
1 sdm tepung terigu
125 ml air
minyak goreng
Haluskan:
2 siung bawang putih
1 butir bawang merah
1 sdt ketumbar
½ sdt merica butiran
2 sdt garam
Cara membuat:
Aduk tepung dengan bumbu halus, daun bawang, dan air hingga rata.
Celupkan tiap potongan tempe dalam adonan tepung.
Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga adonan tepung membeku tetapi belum mengeras, matang tetapi tidak kuning atau kering. Angkat, tiriskan.
Sajikan hangat dengan sambal kecap rawit. Untuk 12 buah.

Minggu, 06 September 2009

Rujak Bebeg


Rujak bebeg adalah rujak yang ditumbuk. Rasanya sangat khas, paduan pisang batu, terasi, cabai dan buah-buahan Indonesia, seperti kedondong, bengkuang, dan mangga muda.

Bahan:
450 g pisang batu, potong-potong
500 g kedondong, kupas, potong-potong
750 g mangga muda, kupas, potong dadu 2 x2 cm
500 g ubi jalar, potong dadu 2 x 2 m
750 g bengkuang, kupas, potong dadu 2 x 2 cmBumbu:
7 buah cabai merah keriting
2 sdt terasi
350 g gula jawa, sisir halus
2 sdt asam jawa
1 sdt garam

Cara membuat
Dengan menggunakan alu, tumbuk 1/2 bagian bahan bumbu hingga halus.
Masukkan 1/2 bagian potongan pisang batu, tumbuk kasar.
Masukkan masing-masing 1/2 bagian sisa bahan lainnya.
Tumbuk kasar hingga agak hancur, aduk rata.
Lakukan hal yang sama dengan sisa bahan. Sajikan.

Kembang Goyang


Kembang goyang adalah salah satu makanan ringan khas Indonesia. Rasanya renyah dan enak.

Bahan Bahannya adalah sebagai berikut:

100 gr tepung beras

2 sdm gula halus

1 butir trlur kocok

1/4 sdt garam

150 ml santan

Minyak goreng

Cara Membuat :

Campur dan aduk semua bahan sampai licin.

Panaskan minyak yg banyak hingga panas.

Celupakan cetakan sebentar hingga panas. Celupkan cetakan ke dalam adonan, hingga adonan melekat.

Usahakan agar cetakan tidak melekat pada dasar panci adonan karena kue dapat berlobang. Masukan cetakan ke dalam minyak, goyang-goyangkan hingga adonan yg menempel terlepas, Goreng terus sampai kecoklatan.

Sabtu, 05 September 2009

Kue Ape

Kue Ape, dari namanya sangat jelas merupakan kue khas Betawi. Konon nama kue ini berasal dari pertanyaan seorang yang sedang bereksperimen membuat kue. Pada saat kue hasil eksperimennya ditanya, “Ini kue ape, bang?” tentunya dalam logat Betawi, jawaban enteng khas Betawi pun muncul. “Ya, kue ape, pake nanye segale!”
Dari tampilannya, kue ape mirip sekali dengan kue serabi atau kue cucur, yaitu menyerupai pancake atau panekuuk.

Bir Pletok Betawi


Orang Betawi memang punya minuman khas, yakni bir pletok, halal karena sama sekali tidak mengandung alkohol.Berbeda dengan bir pada umumnya yang memabukkan, bir yang satu ini justru sangat menyegarkan. Sebagai pelepas dahaga, minuman khas Betawi ini enak diseruput kala hangat, namun sedap pula diminum dingin beserta es batu.

Konon, nama bir pletok muncul dari kaum Betawi gedongan yang kerap bergaul dengan orang Belanda. Mereka melihat, ketika minuman berbahan dasar jahe ini dikocok dan dituang ke dalam gelas, muncul busa di bagian atasnya, persis seperti bir yang sering diminum orang-orang Belanda. Bisa jadi, dari sinilah nama bir itu muncul.

bir pletok yang asli diracik dari rempah-rempah. Rasa yang paling dominan adalah jahe. Sisanya kapulaga, serai, kayu manis, kayu secang, dan gula.

Bahan:

650 ml air

80 gram jahe

70 gram gula pasir

1 batang serai, memarkan

1 ruas kayu secang

Cara membuat:

1. Iris rempah-rempah, masukkan ke dalam panci berisi air, rebus hingga air mendidih.

2. Dinginkan dan hidangkan.

Dodol Garut


Dodol Garut merupakan makanan khas dari kota Garut propinsi Jawa Barat. Terdapat banyak jenis dari dodol Garut ini, diantaranya adalah dodol wijen, dodol nanas, dodol tomat, dodol durian, dodol coklat, dan masih banyak lagi jenis-jenisnya.Orang banyak yang menyukai dodol Garut ini karena rasanya yang manis dan rasa yang khas yang membedakan dengan dodol-dodol yang berasal dari daerah lainnya di indonesia.
DODOL GARUT
Bahan :·
1 kg tepung ketan·
2 kg gula merah·
2 ons gula pasir·
2 sendok santan cair·
4-6 buah kelapa untuk santan kental
Cara memasaknya:
· Tepung dan irisan gula merah yang halus dicairkan dengan santan cair, lalu direbus sampai kental dan tuangkan santan kentalnya· Demikian terus dimasak sampai kental sekali. Sesudah memasak dituang diatas tampah yang diberi dengan kertas minyak, lalu diolesi dengan minyak goreng sampai rata, dinginkan dulu lantas digulung hingga bulat panjang kemudian dibungkus lagi dengan kertas minyak


Roti Buaya


Roti buaya adalah salah satu hantaran wajib dalam adat perkawinan Betawi. Ia roti tawar yang berbentuk buaya. Panjangnya bisa mencapai setengah meter, lumayan repot untuk menghantarnya di atas nampan. Belakangan ini ekor yang semula lurus kini mulai dibuat melengkung, sehingga memperpendek sekitar 25% panjangnya.Di Museum Rekor Indonesia, tercatat roti buaya terpanjang berukuran 120 x 530 cm yang dibuat pada ulangtahun Jakarta ke 477 tahun 2004.

Selain sebagai simbol kesetiaan, buaya dalam tradisi Betawi ternyata memiliki arti yang berwawasan lingkungan. Menurut pengamat budaya Betawi Ridwan Saidi, dalam tradisi Betawi diyakini bahwa sungai-sungai dikuasai sepasang buaya putih. Siapa yang melanggar pantangan, seperti mengotori, membuang sampah ke sungai, akan menjadi mangsa buaya putih. Juga ada tradisi “nyugu” ke sungai dengan sajian bunga tujuh rupa, telur ayam, bekakak dan nasi kuning.


ROTI BUAYA
Bahan dan Bumbu :
1000 gr terigu Cakra Kembar/Kereta Kencana
250 gr gula pasir
100 gr margarine
15 gr garam
25 gr ragi
15 gr susu bubuk full cream
3 butir telur
70 cc air es
Pewarna secukupnya


Cara Memasak :
Bahan dimasukkan ke dalam mixer, aduk sampai kalis/halus.
Timbang sesuai dengan ukuran roti buaya.
Variasi roti disesuaikan dengan bentuk.
Panggang adonan hingga matang.
T i p s :
Gunakanlah tepung Cakra Kembar/Kereta Kencana untuk membuat Roti Buaya.
Perbandingan kepala dengan badan serta ekor dalam membuat roti buaya adalah 1:3.
Fermentasi akhir maksimal 30 menit agar bentuk buaya tidak berubah.

Kamis, 03 September 2009

Soto Kudus


Soto Kudus merupakan salah satu masakan khas dari kota Kudus. bahan bahannya mudah didapat dan mudah pula cara pembuatannya.
1 ekor ayam kampung, potong 4 bagian
3 butir telur rebus potong serasi
100 gr tauge diseduh
2 sdm sledri dirajang halus
2 sdm bawang putih dirajang dan digoreng
75 ml kecap manis
2 buah jeruk nipis diambil airnya
2 batang serai
1 1/2 sdt garam
1 sdt gula
1 1/2 liter air
Minyak goreng dan nasi putih secukupnya
Bumbu yang dihaluskan :
6 buah bawang putih
6 siung bawang merah
1 sdm ketumbar
1/2 sdt Jintan
6 butir kemiri
3 cm jahe
Cara Membuat:
Panaskan air kemudian rebus ayam dengan api kecil hingga kaldu harum dan ayam matang.
Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang beserta serai, masukkan ke dalam rebusan ayam, garam, gula dan bawang putih goreng.
Teruskan memasak hingga bumbu meresap ke dalam ayam, angkat ayam dan suwiri.
Letakkan nasi ke dalam mangkok, masukkan tauge, telur, sledri, suwiran ayam, air jeruk dan sedikit kecap manis, tuangkan kuah sotonya, siap hidangkan.

Peta Daftar Pengunjung

Pengunjung Sedang On-Line
Total Pengunjung Situs
Tasty-meal.Blogspot.com

musik player